Janice, Carissa (2021) Hak Atas Tanah yang Jangka Waktunya Sudah Habis Diwariskan Kepada Ahli Waris (Studi Kasus Hak Guna Bangunan Nomor 111/Kwitang). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Cover Skripsi Carissa Janice 205170050.pdf] Text
Cover Skripsi Carissa Janice 205170050.pdf

Download (106kB)
[thumbnail of Lembar persetujuan skripsi Carissa Janice 205170050 .pdf] Text
Lembar persetujuan skripsi Carissa Janice 205170050 .pdf

Download (226kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan Skripsi Carissa Janice 205170050.pdf] Text
Lembar Pengesahan Skripsi Carissa Janice 205170050.pdf

Download (232kB)
[thumbnail of Kata Pengantar Carissa Janice 205170050.pdf] Text
Kata Pengantar Carissa Janice 205170050.pdf

Download (57kB)
[thumbnail of Daftar Isi Carissa Janice 205170050.pdf] Text
Daftar Isi Carissa Janice 205170050.pdf

Download (70kB)
[thumbnail of Abstrak Carissa Janice 205170050.pdf] Text
Abstrak Carissa Janice 205170050.pdf

Download (65kB)
[thumbnail of BAB I PENDAHULUAN Carissa Janice 205170050.pdf] Text
BAB I PENDAHULUAN Carissa Janice 205170050.pdf
Restricted to Registered users only

Download (169kB)
[thumbnail of BAB V Carissa Janice 205170050.pdf] Text
BAB V Carissa Janice 205170050.pdf
Restricted to Registered users only

Download (51kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA Carissa Janice 205170050.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA Carissa Janice 205170050.pdf

Download (92kB)

Abstract

Hak guna bangunan dapat hapus karena jangka waktunya telah berakhir. Dengan berakhirnya jangka waktu tersebut tanah hak guna bangunan harus kembali kepada asalnya. Namun, dalam praktiknya terdapat hak guna bangunan yang jangka waktunya telah berakhir dimasukan kedalam surat keterangan ahli waris ketika seharusnya tanah tersebut telah kembali kepada negara seperti dalam contoh kasus Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 111/Kwitang. Apakah sertipikat hak guna bangunan yang telah hapus dapat diwariskan kepada ahli waris? Dan bagaimana kemudian pembagian daripada tanah tersebut? Penulis meneliti dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif. Data penelitian memperlihatkan adanya perbedaan pendapat mengenai hapusnya suatu hak guna bangunan, namun suatu hak guna bangunan tidaklah dapat diperpanjang sehingga harus dilakukan permohonan hak baru. Oleh karena itu kemudian hak guna bangunan tersebut dimohonkan haknya dengan seluruh ahli waris sebagai pemegang hak baru kemudian dilakukan pembagian waris sesuai bagiannya masing-masing menurut undang-undang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Hanafi Tanawijaya, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Hak Guna Bangunan, Hukum Perdata
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 19 May 2021 08:25
Last Modified: 19 May 2021 08:25
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/29040

Actions (login required)

View Item View Item