ARIBOWO, ARETHA SARAH (2019) PEMETAAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DAN STATUS GIZI PADA LANJUT USIA DI PANTI WREDHA SALAM SEJAHTERA. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of top.pdf] Text
top.pdf

Download (422kB)
[thumbnail of 1.pdf] Text
1.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of 2.pdf] Text
2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (476kB)
[thumbnail of 3.pdf] Text
3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (289kB)
[thumbnail of 4.pdf] Text
4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (284kB)
[thumbnail of 5.pdf] Text
5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (312kB)
[thumbnail of 6.pdf] Text
6.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of ref.pdf] Text
ref.pdf

Download (284kB)
[thumbnail of lamp.pdf] Text
lamp.pdf

Download (782kB)

Abstract

Menurut WHO 2016, terdapat 41 juta kematian akibat Penyakit Tidak Menular
(PTM) dan cenderung terjadi pada lanjut usia (lansia). Status gizi merupakan
salah satu faktor risiko dari PTM. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran PTM dan status gizi pada lansia di Panti Wredha Salam
Sejahtera. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain
cross sectional pada lanjut usia di Panti Wredha Salam Sejahtera dengan jumlah
sampel 66 subjek. Hasil: Didapatkan terdapat 42 subjek yang terdiri dari 21
perempuan dan 21 laki laki yang menderita PTM. Hasil prevalensi PTM
menunjukan bahwa hipertensi merupakan PTM yang paling banyak diderita oleh
subjek penelitian yaitu sebanyak 54,5%, selanjutnya diikuti oleh Diabetes Melitus
(DM) sebanyak 21,2%, stroke sebanyak 12,1%, artritis genu sebanyak 10,6%, dan
Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) sebanyak 1,51%. Prevalensi status gizi
yang paling banyak dimiliki oleh lansia adalah status gizi normal yaitu sebanyak
36,4%, selanjutnya diikuti oleh status gizi lebih (berisiko) sebanyak 22,8%, status
gizi kurang sebanyak 18,1%, obesitas 1 sebanyak 15,2% dan obesitas 2 sebanyak
9,1%. Selain itu, asupan nutrisi pada subjek penelitian setiap harinya belum
tercukupi karena angkanya lebih rendah daripada Angka Kecukupan Gizi (AKG)
lansia yang ditetapkan oleh Riskesdas 2013 dan terdapat beberapa subjek yang
suka mengonsumsi makanan ringan yang ia beli sendiri. Kesimpulan: Hasil
penelitian ini didapatkan bahwa penyakit tidak menular (PTM) yang paling
banyak diderita oleh subjek adalah hipertensi dan diabetes melitus maka dari itu
diperlukan adanya edukasi dan perhatian khusus untuk mencegah terjadinya
penyakit tersebut. Subjek penelitian cenderung memiliki status gizi normal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Kumala, Meilani
Uncontrolled Keywords: penyakit tidak menular, status gizi, lanjut usia
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Depositing User: FK Perpus
Date Deposited: 19 May 2021 02:21
Last Modified: 19 May 2021 02:21
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/28879

Actions (login required)

View Item View Item