Putri, Virlieni Erika (2020) Pemberatan Pidana Oleh Mahkamah Agung Dalam Perkara Anak Ditinjau Berdasarkan Prinsip Judex Juris (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 526K/Pid.Sus/2019). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of COVER SKRIPSI.pdf] Text
COVER SKRIPSI.pdf

Download (44kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan.pdf] Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (18kB)
[thumbnail of Lembar Persetujuan.pdf] Text
Lembar Persetujuan.pdf

Download (13kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR.pdf] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (124kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (594kB)
[thumbnail of BAB V PENUTUP.pdf] Text
BAB V PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (17kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (374kB)

Abstract

Dalam melakukan pemberatan sanksi terhadap anak, tentu diperlukan pertimbangan-pertimbangan oleh hakim. Prinsip Mahkamah Agung sebagai Judex Juris, membuat hakim Mahkamah Agung tidak berwenang dalam melakukan pemberatan sanksi pidana terhadap anak. Anak yang melakukan tindak pidana, akan tetap menjalankan proses peradilan yang proses peradilannya berbeda pada proses peradilan umumnya. Namun pada perkara pidana anak dalam putusan nomor: 526K/Pid.Sus/2019 hakim Mahkamah Agung menjatuhkan pemberatan pidana kepada anak pelaku. Sedangkan di dalam Undang-Undang Perlindungan Anak mengatur tentang prinsip-prinsip terbaik bagi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan, pertama secara yuridis prinsip Mahkamah Agung sebagai judex juris, membuat hakim Mahkamah Agung tidak berwenang dalam melakukan pemberatan sanksi pidana. Berat ringannya suatu sanksi juga bukanlah objek pemeriksan dalam tahap kasasi. Kedua, dalam melakukan pemberatan pertimbangan-pertimbangan yang diberikan oleh hakim Mahkamah Agung dianggap kurang untuk menjatuhkan suatu pemberatan terhadap anak. Sehingga hakim dianggap tidak memperhatikan sisi keadilan dari kedua belah pihak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : R. Rahaditya, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Pemberatan Sanksi Terhadap Anak, Judex Juris, Sistem Peradilan Pidana Anak
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 07 May 2021 02:50
Last Modified: 07 May 2021 02:50
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/28437

Actions (login required)

View Item View Item