LARASATI, ADENIA (2019) HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN DISMENORE PADA SISWI KELAS VII - IX SMP PEMBANGUNAN JAYA TANGERANG SELATAN JANUARI 2019. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
top.pdf Download (296kB) |
|
|
Text
1.pdf Download (159kB) |
|
|
Text
2.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
3.pdf Restricted to Repository staff only Download (276kB) |
|
|
Text
4.pdf Restricted to Repository staff only Download (143kB) |
|
|
Text
5.pdf Restricted to Repository staff only Download (156kB) |
|
|
Text
6.pdf Download (60kB) |
|
|
Text
ref.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
lamp.pdf Download (7MB) |
Abstract
Kejadian nyeri pada saat menstruasi atau disebut juga sebagai dismenore cukup
sering terjadi pada remaja. Masih banyak yang menganggap dismenore sebagai
hal yang biasa saja. Dismenore dapat mempengaruhi kesehatan fisik, mental dan
kehidupan sosial seseorang yang dapat mengganggu aktivitas kesehariannya.
Selain faktor fisiologis, terdapatnya faktor psikologis yang juga merupakan faktor
risiko dari dismenore. Kecemasan merupakan salah satu faktor risiko psikososial
yang dapat menimbulkan kejadian dismenore. Penelitian yang dilakukan di SMA
Pembangunan Jaya Tangerang Selatan pada bulan Januari 2019 ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan dismenore dan mengetahui
prevalensi dismenore beserta kecemasan pada siswi kelas VII hingga IX.
Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan metode cross
sectional dan melibatkan 99 siswi yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan
data dilakukan dengan memberikan kuesioner. Kuesioner terdiri dari pertanyaan
mngenai derajat kecemasan dengan menggunakan TMAS (Taylor Manifestations
Anxiety Scale) dan derajat nyeri menggunakan VAS (Visual Analogue Scale).
Data yang didapat akan dianalisis menggunakan uji fisher exact pada aplikasi
SPSS. Berdasarkan hasil penelitian, didapatknya hasil nilai p-value <0,122 yang
berarti tidak didapatkannya hubungan antara kecemasan dengan dismenore di
SMP Pembangunan Jaya, dengan prevalensi siswi yang mengalami dismenore
sejumlah 90% dengan kategori derajat dismenore terbanyak ialah derajat nyeri
berat, dan prevalensi kecemasan sejumlah 100%. Kesimpulan dari hasil penelitian
ialah tidak didapatkannya hubungan antara dismenore dan kecemasan, dengan
terdapatnya risiko pada siswi yang mengalami kecemasan 1,29 kali lebih besar
untuk mengalami dismenore (RP=1,29). Peneliti memiliki saran untuk perlunya
dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui adanya kejadian dismenore
dari faktor penyebab lain.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Mantu, Melani R. |
| Uncontrolled Keywords: | Kecemasan, Dismenore, Siswi SMP. |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Kedokteran |
| Depositing User: | FK Perpus |
| Date Deposited: | 29 Jul 2021 11:59 |
| Last Modified: | 29 Jul 2021 11:59 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/25634 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
