CHANDRA, ANGELICA ISABELLA MONICA (2019) HUBUNGAN GANGGUAN TIDUR DENGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA SISWA KELAS I-III DI SMP PEMBANGUNAN JAYA TANGERANG SELATAN JANUARI 2019. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
cover skripsi.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
PERNYATAAN ORISINALITAS BELLA.pdf Download (335kB) |
|
|
Text
1.pdf Download (128kB) |
|
|
Text
2.pdf Restricted to Repository staff only Download (148kB) |
|
|
Text
3.pdf Restricted to Repository staff only Download (717kB) |
|
|
Text
4.pdf Restricted to Repository staff only Download (119kB) |
|
|
Text
5.pdf Restricted to Repository staff only Download (109kB) |
|
|
Text
6.pdf Download (87kB) |
|
|
Text
ref.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
lamp.pdf Download (673kB) |
Abstract
Masalah gangguan tidur merupakan hal yang umum pada anak-anak. Gangguan
tidur seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari anak. Gangguan tidur pada anak
jarang didiagnosis secara dini karena pemahaman orang tua yang kurang mengenai
kebutuhan tidur seorang anak. Kesulitan memulai dan mempertahankan tidur
merupakan salah satu masalah tidur yang paling sering terjadi di kalangan anakanak. Tidur yang terganggu dan tidak memadai dapat menghasilkan disfungsi
perilaku, afektif, dan kognitif. Dapat pula terjadi peningkatan masalah perilaku di
antara anak-anak yang mengalami gangguan tidur. Tujuan penelitian ini adalah
mengetahui hubungan gangguan tidur dengan gangguan mental emosional pada
siswa kelas I-III di SMP Pembangunan Jaya Tangerang Selatan periode Januari
2019. Metode penelitian ini menggunakan studi analitik observasional cross
sectional dengan analisa Uji Chi Square. Cara pengambilan sampel menggunakan
consecutive sampling dengan menggunakan kuesioner Sleep Disturbances Scale
for Children untuk gangguan tidur dan Strength and Difficulties Questionnaire
untuk gangguan mental emosional. Kriteria inklusi adalah siswa dan orang tua
murid kelas I-III di SMP Pembangunan Jaya Tangerang Selatan periode Januari
2019 yang bersedia mengisi kuesioner. Sementara untuk kriteria eksklusi adalah
siswa dan orang tua murid yang tidak bersedia mengisi kuesioner. Subjek penelitian
terdiri dari 104 pelajar dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 61 pelajar
(59,6%) mengalami gangguan tidur dan 34 pelajar (32,7%) mengalami gangguan
mental emosional. Persentase angka kejadian gangguan mental adalah sebesar
20,6% pada responden tanpa gangguan tidur dan 79,4% pada responden dengan
gangguan tidur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan gangguan
tidur dengan gangguan mental emosional dengan nilai p=0,004 (<0,05) dan RP
sebesar 2,61 dimana orang dengan gangguan tidur memiliki risiko 2,61 kali lebih
tinggi untuk mengalami gangguan mental emosional. Untuk saran adalah perlu
dilakukannya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab dari gangguan
tidur dan juga gangguan mental emosional.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Mantu, Melani R. |
| Uncontrolled Keywords: | Gangguan Tidur, Gangguan Mental Emosional, Anak |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Kedokteran |
| Depositing User: | FK Perpus |
| Date Deposited: | 23 Jul 2021 03:10 |
| Last Modified: | 23 Jul 2021 03:10 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/25631 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
