ARIFIYANI, ADELLA PUTRI (2020) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN STROBERI (Fragaria vesca) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID PADA ORGAN JANTUNG TIKUS SPRAGUE DAWLEY YANG DIINDUKSI HIPOKSIA SISTEMIK KRONIK. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
top.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
1.pdf Download (56kB) |
|
|
Text
2.pdf Restricted to Repository staff only Download (416kB) |
|
|
Text
3.pdf Restricted to Repository staff only Download (156kB) |
|
|
Text
4.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
5.pdf Restricted to Repository staff only Download (58kB) |
|
|
Text
ref.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
lamp.pdf Download (4MB) |
Abstract
Berdasarkan data dari WHO (2018), 73% kematian di Indonesia disebabkan oleh
penyakit tidak menular dan setengahnya disumbangkan oleh penyakit
kardiovaskular, seperti gagal jantung. Gagal jantung dapat disebabkan oleh stres
oksidatif yaitu kondisi dimana antioksidan dan reactive oxidative species (ROS)
dalam keadaan tidak seimbang, sehingga terjadi peroksidasi lemak dan sebagai
hasilnya muncul malondialdehid (MDA). Salah satu penyebab stres oksidatif
adalah hipoksia, yang dapat diatasi dengan antioksidan eksogen seperti stroberi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun
stroberi (Fragaria vesca) terhadap kadar malondialdehid jantung dan darah tikus
setelah diinduksi hipoksia. Penelitian ini menggunakan disain penelitian
eksperimental in vitro: uji fitokimia, DPPH, uji fenolik total, uji alkaloid total dan
uji toksisitas dengan BSLT serta pemeriksaan in vivo menggunakan 32 ekor tikus
Sprague Dawley yang mendapat kondisi hipoksia 0 hari, 1 hari, 7 hari dan 14 hari
kemudian dibagi menjadi kelompok yang mendapat ekstrak (400 mg/kgBB/hari
selama 14 hari) dan kelompok yang tidak mendapat ekstrak. Jantung dan darah
tikus akan diukur kadar MDA dan pemeriksaan histopatologi menggunakan
pewarnaan HE. Pada uji fitokimia, didapatkan hasil positif pada alkaloid,
antosianin, betasianin, kardio glikosida, kumarin, flavonoid, glikosida, fenol,
kuinon, steroid, terpenoid dan tannin. Pada Uji DPPH didapatkan hasil IC50 125.58
µg/mL, uji fenolik total 508.493 µg/L, alkaloid total 29.941 µg/L dan uji toksisitas
didapatkan LC50 21.605 µg/mL. Pada uji kadar MDA pada jantung dan darah tikus
didapatkan hasil yang lebih rendah pada kelompok yang mendapat ekstrak dan
didapatkan korelasi yang kuat antara kadar MDA jantung dan darah. Pada
pemeriksaan patologi anatomi didapatkan adanya kardiomiopati dan nekrosis
serabut jantung pada kelompok yang tidak mendapat ekstrak, sedangkan kelompok
yang mendapat ekstrak mengalami kerusakan minimal. Berdasarkan penelitian ini,
ekstrak daun stroberi memiliki kemampuan antioksidan dan efek untuk mengurangi
kerusakan karena stres oksidatif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Gunawan, Shirly |
| Uncontrolled Keywords: | Stres oksidatif, Hipoksia, Antioksidan, Fragaria vesca, Malondialdehid Universitas Tarumanagara |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Kedokteran |
| Depositing User: | FK Perpus |
| Date Deposited: | 25 Jun 2021 12:55 |
| Last Modified: | 25 Jun 2021 12:55 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/21677 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
