DHARMANSYAH, RENALD PATRIA (2019) PENGARUH MENDAKI GUNUNG TERHADAP PERUBAHAN SATURASI OKSIGEN PADA PESERTA DIKSAR MARSIPALA UNTAR TAHUN 2017. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of top.pdf] Text
top.pdf

Download (149kB)
[thumbnail of 1.pdf] Text
1.pdf

Download (281kB)
[thumbnail of 2.pdf] Text
2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (130kB)
[thumbnail of 3.pdf] Text
3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (81kB)
[thumbnail of 4.pdf] Text
4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (72kB)
[thumbnail of 5.pdf] Text
5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (63kB)
[thumbnail of 6.pdf] Text
6.pdf

Download (65kB)
[thumbnail of ref.pdf] Text
ref.pdf

Download (65kB)
[thumbnail of lamp.pdf] Text
lamp.pdf

Download (1MB)

Abstract

Mendaki gunung adalah salah satu kegiatan favorit di Indonesia. Kandungan
oksigen di dataran tinggi lebih sedikit dibandingkan dataran rendah. Demi
mencukupi kebutuhan oksigen, seiring bertambahnya ketinggian, terjadi berbagai
mekanisme kompensasi tubuh, yang meningkatkan kadar oksigen dalam darah.
Kadar oksigen dalam tubuh diukur dengan berbagai metode, yaitu dengan analisa
gas darah dan pulse oksimetri. MARSIPALA Untar sering melakukan berbagai
kegiatan lintas alam seperti mendaki gunung, sehingga menjadikan mereka subjeksubjek penelitian yang menarik tentang nilai saturasi oksigen sebelum dan setelah
mendaki gunung.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perubahan saturasi
oksigen sebelum dan sesudah mendakigunung pada para peserta DIKSAR
MARSIPALA Universitas Tarumanagara tahun 2017. Studi ini menggunakan
metode analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel studi ini
merupakan peserta DIKSAR MARSIPALA Untar yang sehat tidak menderita
penyakit paru, jantung ataupun kardiorespirasi lainnya. Cara pengambilan sampel
menggunakan total sampling dengan membandingkan dua sampel dependen untuk
mengetahui perubahan persentase oksigen yang diukur sebelum dan setelah
pendakian. Studi ini melibatkan 15 responden dengan rerata usia 19 tahun. Hasil
penelitian dengan menggunakan uji T berpasangan menunjukkan bahwa saturasi
oksigen sebelum dan setelah pendakian berbeda 2,88%, dan perbedaan ini
bermakna secara statistik (p=0,012).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Ludong, Marina M.
Uncontrolled Keywords: Mendaki gunung, pulse oksimetri, saturasi oksigen
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Depositing User: FK Perpus
Date Deposited: 19 May 2021 08:38
Last Modified: 19 May 2021 08:38
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/21508

Actions (login required)

View Item View Item