Ningsih, Suci (2018) Konservasi air pada gedung bertingkat dengan sertifikat green building dari GBCI studi kasus gedung Menara BCA dan gedung Kementerian PUPR (TS - 2366). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of 325140068_Suci Ningsih_01 COVER.pdf] Text
325140068_Suci Ningsih_01 COVER.pdf

Download (25kB)
[thumbnail of 325140068_Suci Ningsih_02 LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
325140068_Suci Ningsih_02 LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (82kB)
[thumbnail of 325140068_Suci Ningsih_03 KATA PENGANTAR.pdf] Text
325140068_Suci Ningsih_03 KATA PENGANTAR.pdf

Download (25kB)
[thumbnail of 325140068_Suci Ningsih_04 ABSTRAK.pdf] Text
325140068_Suci Ningsih_04 ABSTRAK.pdf

Download (39kB)
[thumbnail of 325140068_Suci Ningsih_05 LEMBAR PERNYATAAN.pdf] Text
325140068_Suci Ningsih_05 LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (89kB)
[thumbnail of 325140068_Suci Ningsih_06 DAFTAR ISI.pdf] Text
325140068_Suci Ningsih_06 DAFTAR ISI.pdf

Download (52kB)

Abstract

Konservasi air sebagai upaya pelestarian dan atau pengendalian bertujuan untuk menjaga kualitas
air sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sesuai dengan tingkat mutu air yang
diinginkan. Konservasi air merupakan salah satu kategori pada sertifikasi Greenship dari Green
Building Council Indonesia (GBCI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan
konservasi air yang dilakukan pada 2 bangunan yang telah mendapatkan sertifikasi green building
dengan 2 jenis sertifikasi yang berbeda yaitu new building dan existing building. Metode penelitian
yang digunakan adalah wawancara dan pengamatan secara langsung. Setelah dilakukan
analisis pada kedua bangunan tersebut didapatkan penghematan air pada masing-masing
gedung tersebut. Gedung yang telah tersertifikasi Greenship New Building mendapatkan
penghematan air sebesar 40,3% dengan penghematan biaya Rp.14.925.125,15 per bulan.
Sedangkan untuk gedung yang telah tersertifikasi Greenship Existing Building mendapatkan
penghematan air sebesar 21,98% dengan penghematan Rp.18.582.843,73 per bulan.
Penghematan dilakukan dengan menggunakan Sewage Treatment Plant (STP), daur ulang air
hujan, penggunaan fitur air yang efisien dan penggunaan Water Saving Device. Penghematan
lebih besar dilakukan oleh new building dibandingkan existing building. Hal ini karena pada
New Building dapat direncanakan sebelum gedung dibangun untuk menerapkan dan
mengefisienkan penggunaan air untuk mencapai bangunan hijau dengan penghematan yang
diinginkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Teknik
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: TDI Family perpus
Date Deposited: 24 Apr 2021 09:55
Last Modified: 23 Jul 2021 11:33
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/20316

Actions (login required)

View Item View Item