Immanuel, Harun (2015) Desain ulang terminal Merak - Bakauheni (ARS - 2999). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of 315110079_Harun Immanuel_01 Cover.pdf] Text
315110079_Harun Immanuel_01 Cover.pdf

Download (39kB)
[thumbnail of 315110079_Harun Immanuel_02 Lembar Pengesahan.pdf] Text
315110079_Harun Immanuel_02 Lembar Pengesahan.pdf

Download (8kB)
[thumbnail of 315110079_Harun Immanuel_03 Kata Pengantar.pdf] Text
315110079_Harun Immanuel_03 Kata Pengantar.pdf

Download (9kB)
[thumbnail of 315110079_Harun Immanuel_04 Abstrak.pdf] Text
315110079_Harun Immanuel_04 Abstrak.pdf

Download (11kB)
[thumbnail of 315110079_Harun Immanuel_05 Lembar Pernyataan.pdf] Text
315110079_Harun Immanuel_05 Lembar Pernyataan.pdf

Download (8kB)
[thumbnail of 315110079_Harun Immanuel_06 Daftar Isi.pdf] Text
315110079_Harun Immanuel_06 Daftar Isi.pdf

Download (14kB)

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim, berdasarkan peninjauan aspek
geografis memiliki lautan yang luas hingga mendominasi 80% wilayahnya. Maritim
sendiri merupakan suatu sifat kepulauan yang secara bersamaan memiliki unsur
kelautan yang kuat. Informasi tersebut mengungkapkan bahwa betapa pentingnya
Laut bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Indonesia yang berdiri
diantara batas geografis oleh 2 benua dan 2 samudera beserta dihiasi oleh
pembuluh arteri garis pantai terpanjang di dunia. Dengan demikian Indonesia yang
didukung dengan jajaran pulau – pulau menghapuskan segala alasan untuk tidak
memanfaatkan kelautan di Indonesia.
Sifat Indonesia sebagai poros benua dan samudra harus didukung dengan
infrastruktur yang sangat baik. Instrumen yang harus bekerja sebagai infrastruktur
poros maritim adalah sektor transportasi, sehubung dengan perannya dalam
menghubungkan antar batas geografis utara selatan maupun sebagai sifat
kepulauannya yang harus dimanfaatkan sebaik baiknya. Akan tetapi terminal
sebagai infrastruktur vital transportasi yang menghubungkan Jawa dan Sumatra
sekarang dinilai belum cukup effisien untuk mengakomodir tuntutan kebutuhan
yang terus meningkat setiap harinya.
Mengingat Pulau Jawa yang memiliki kota kapital dengan segala aktivitas
ekonomi dan politiknya dan Sumatra yang kaya dengan sumber daya alam nya,
hubungan antara kedua pulau ini harus dimaksimalkan. Untuk itu penulis mengkaji
kawasan terminal Merak dengan melakukan riset permasalahan dari terminal
yang sudah ada, berdasarkan hasil riset tersebut penulis mencoba memecahkan
masalah terminal Merak dengan menerapkan kajian – kajian sirkulasi dan program
ruang yang ada pada literatur maupun studi kasus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Teknik
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur
Depositing User: TDI Family perpus
Date Deposited: 22 Apr 2021 06:59
Last Modified: 26 Jul 2021 14:10
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/17632

Actions (login required)

View Item View Item