Carissa, Jessalyn (2015) Resort kontemplatif di pulau Tidung kecil (no. skripsi : 3022). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of 315110051_Jessalyn Carissa_01 Cover.pdf] Text
315110051_Jessalyn Carissa_01 Cover.pdf

Download (28kB)
[thumbnail of 315110051_Jessalyn Carissa_02 Lembar Pengesahan.pdf] Text
315110051_Jessalyn Carissa_02 Lembar Pengesahan.pdf

Download (8kB)
[thumbnail of 315110051_Jessalyn Carissa_03 Kata Pengantar.pdf] Text
315110051_Jessalyn Carissa_03 Kata Pengantar.pdf

Download (8kB)
[thumbnail of 315110051_Jessalyn Carissa_04 Abstrak.pdf] Text
315110051_Jessalyn Carissa_04 Abstrak.pdf

Download (11kB)
[thumbnail of 315110051_Jessalyn Carissa_05 Lembar Pernyataan.pdf] Text
315110051_Jessalyn Carissa_05 Lembar Pernyataan.pdf

Download (8kB)
[thumbnail of 315110051_Jessalyn Carissa_06 Daftar Isi.pdf] Text
315110051_Jessalyn Carissa_06 Daftar Isi.pdf

Download (17kB)

Abstract

Dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, pemerintah mulai
membangun sektor wisata bahari Indonesia. Salah satu lokasi pengembangan wisata bahari
yang dilirik pemerintah adalah Kepulauan Seribu. Hal ini dapat dilihat dari berbagai
kemudahan perizinan pelayanan terintegrasi pengurusan dokumen kepada setiap investor
yang akan menanamkan modal di daerah tersebut. Hal ini juga didukung oleh potensi
pemandangan yang indah pada masing-masing pulau di gugusan Kepulauan Seribu.
Kepulauan Seribu merupakan gugusan kepulauan yang terletak di sebelah
Utara Jakarta, tepat berhadapan dengan teluk Jakarta. Tidak heran bila wisatawan yang
datang ke Kepulauan Seribu banyak berasal dari kota Jakarta. Berdasarkan hal tersebut,
pengembangan wisata bahari di Kepulauan Seribu harus mempertimbangkan kebutuhan
masyarakat kota Jakarta yang banyak mengambil peran sebagai wisatawan di Kepulauan
Seribu.
Banyak wisatawan yang berasal dari kota Jakarta datang ke Kepulauan seribu untuk
melepaskan diri dari stress akibat rutinitas perkotaan. Perkembangan jaman menyebabkan
keadaan perkotaan yang sibuk dan padat dengan rutinitas masyarakatnya sehari-hari.
Untuk itu penulis mengkaji dan menganalisis kebutuhan masyarakat perkotaan untuk
melepaskan diri dari stres akibat rutinitas perkotaan. Banyak masyarakat perkotaan memilih
untuk datang ke tempat wisata alam dan menginap untuk beberapa waktu untuk melepaskan
diri dari stres. Pembangunan fasilitas penginapan berupa resort di Kepulauan Seribu dirasa
akan menjawab kebutuhan tersebut. Selain itu, resort akan dilengkapi dengan program
pemulihan jiwa berupa sarana kontemplasi, sehingga dapat menjawab kebutuhan masyarakat
untuk melepaskan stres.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Teknik
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur
Depositing User: TDI Family perpus
Date Deposited: 22 Apr 2021 06:35
Last Modified: 26 Jul 2021 14:14
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/17590

Actions (login required)

View Item View Item