LUWITO, JEFFRY (2019) HUBUNGAN ASUPAN GULA SEDERHANA PADA MINUMAN TERHADAP OBESITAS PADA ANAK REMAJA USIA 15 - 19 TAHUN DI JAKARTA BARAT. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of top.pdf] Text
top.pdf

Download (251kB)
[thumbnail of 1.pdf] Text
1.pdf

Download (121kB)
[thumbnail of 2.pdf] Text
2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (530kB)
[thumbnail of 3.pdf] Text
3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (166kB)
[thumbnail of 4.pdf] Text
4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB)
[thumbnail of 5.pdf] Text
5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (126kB)
[thumbnail of 6.pdf] Text
6.pdf

Download (102kB)
[thumbnail of dapus.pdf] Text
dapus.pdf

Download (106kB)
[thumbnail of end.pdf] Text
end.pdf

Download (546kB)

Abstract

Latar Belakang: Menurut World Health Organization (WHO) obesitas
didefinisikan sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebih yang menghadirkan
resiko terhadap kesehatan. Berdasarkan Riskesdas 2013, prevalensi status gizi
gemuk (IMT/U) remaja umur 16 – 18 tahun didapatkan provinsi DKI Jakarta
merupakan provinsi dengan tingkat prevalensi gemuk tertinggi (4,2%) dimana nilai
ini lebih tinggi dibandingkan tingkat prevalensi gemuk nasional sebanyak 1,6%.
Gula sederhana adalah penyusun utama dari karbohidrat. Kandungan gula di dalam
minuman tergolong tinggi. Asupan gula sederhana diduga berpengaruh pada
obesitas pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara
asupan gula sederhana pada minuman yang dikonsumsi oleh anak remaja usia 15-19 tahun di Jakarta Barat. Metode: Penelitian merupakan penelitian analitik dengan
design cross sectional. Analisis statistik menggunakan uji chi-square. Hasil: Pada
penelitian ini didapatkan sampel sebanyak 224 responden. Didapatkan 38,4%
subyek dengan status gizi obese, dan 25% subyek mengonsumsi asupan gula
melebihi rekomendasi asupan gula per hari. Sebanyak 41,1% subyek dengan status
gizi lebih – obese mengonsumsi gula melebihi rekomendasi asupan gula per hari.
Didapatkan hubungan yang bermakna secara statistik antara asupan gula dengan
obesitas pada remaja (p<0,05). Kesimpulan : Pada penelitian ini, asupan gula dalam
minuman merupakan salah satu faktor yang berperan terhadap kejadian obesitas di
kalangan siswa. Diperlukan penelitian lanjutan untuk menilai hubungan antara
obesitas dengan faktor resiko lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Santoso, Alexander Halim
Uncontrolled Keywords: obesitas, indeks massa tubuh, asupan gula, minuman, remaja
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Depositing User: FK Perpus
Date Deposited: 26 Apr 2021 04:36
Last Modified: 26 Apr 2021 04:36
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/15502

Actions (login required)

View Item View Item