Djaja, Morika (2011) Analisis Perjanjian Kredit Pembelian Saham Antara Renaissance Capital Management dan Merrill Lynch International Bank Limited. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Analisis Perjanjian Kredit Pembelian Saham.pdf]
Preview
Text
Analisis Perjanjian Kredit Pembelian Saham.pdf - Published Version

Download (45kB) | Preview

Abstract

abstrak (A) Nama : Morika Djaja ( NIM: 205070040 ) (B)Judul Skripsi :
Analisis Perjanjian Kredit Pembelian Saham Antara Renaissance
Capital Management dan Merrill Lynch International Bank Limited (C)Halaman : vii + 89 + 185 + 2011 (D) Kata Kunci : Perjanjian Kredit,
Pembelian Saham (E) Isi : Perjanjian Kredit merupakan persetujuan
dan/atau kesepakatan yang dibuat bersama antara kreditur dan
debitur atas sejumlah kredit dengan kondisi yang telah diperjanjikan,
hal mana pihak debitur wajib untuk mengembalikan kredit yang telah
diterima dalam jangka waktu tertentu disertai bunga dan biaya-biaya
yang disepakati atau suatu peristiwa di mana dua orang atau
perjanjian pokok (prinsipil) yang bersifat riil. Dalam hal pemberian
fasilitas kredit oleh pihak Bank biasanya karena adanya unsur
kepercayaan dari bank sebagai kreditur kepada debitur, oleh karena
itu debitur dapat menggunakan fasilitas kredit tersebut sepanjang
disetujui oleh pihak bank dan tidak melanggar ketentuan dalam
perjanjian kredit tersebut, permasalahannya apakah perjanjian kredit
pembelian saham milik Renaissance Capital Management oleh Merrill
Lynch International Bank Limited telah sah berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Penulis meneliti masalah tersebut
dengan metode penelitian hukum yuridis normatif yang disertai
dengan data wawancara. Data penelitian memperlihatkan bahwa
Fasilitas kredit yang diberikan oleh Merril Lynch Bank kepada
Renaissance Capital Management sebesar 17,000,000 USD yang
digunakan untuk membeli saham PT.TI dilakukan di bawah
persetujuan Merrill Lynch Bank adalah sah. Pernyataan pembatalan
pemberian kredit oleh Merrill Lynch Bank karena saham tersebut tidak
aman dan beresiko dan meminta pembayaran penuh atas sahamsaham
tersebut
tidaklah
beralasan
karena
Renaissance
tidak
melanggar
perjanjian
dan
permintaan
pembelian
saham
PT.TI
tersebut
telah
sah
berdasarkan
persyaratan
yang
ditentukan
Merrill
Lynch
Bank.
Oleh
Karena
itu
perbuatan
Merrill
Lynch
menjual
saham
milik
Renaissance
pada
saat
harga
saham
turun
yang
telah
menimbulkan
kerugian
bagi
Renaissance
adalah
suatu
perbuatan
melawan
hukum
yang
memenuhi
unsur Pasal 1365 KUH Perdata dan Renaissance
Capital Management dapat menuntut ganti rugi atas perbuatan
melawan hukum yang dilakukan oleh Merrill Lynch International Bank
. (F) Acuan : 20 (1981-2008) (G) Pembimbing : Mia Hadiati, S.H., M.H
(H) Penulis : Morika Djaja

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Puskom untar untar
Date Deposited: 08 Jun 2017 03:12
Last Modified: 13 Jun 2017 03:12
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/1201

Actions (login required)

View Item View Item