IVONNE, IVONNE (2011) Analisis Terhadap Penetapan Tersangka Nazriel Irham alias Ariel Selaku Pemeran Dalam Video Porno Berdasarkan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi / oleh Ivonne. Skripsi thesis, UNIVERSITAS TARUMANAGARA.
Preview |
Text
Analisis Terhadap Penetapan Tersangka Nazriel Irham.pdf Download (46kB) | Preview |
Abstract
abstrak (A) Nama: IVONNE (NIM: 205040151) (B) Judul Skripsi:
Analisis Terhadap Penetapan Tersangka Nazriel Irham alias Ariel
Selaku Pemeran Dalam Video Porno Berdasarkan Undang-Undang
Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (C) Halaman: vi + 100 +
lampiran + 2011 (D) Kata Kunci: Pemeriksaan dan Penetapan
Tersangka Tindak Pidana Pornografi. (E) Isi: Kasus pornografi yang
menjadi fokus perhatian dalam penulisan ini adalah mengenai
perbuatan Nazriel Irham alias Ariel (Vokalis Grup Band Peterpan) yang
merekam sekaligus menjadi pemeran video porno dengan Luna Maya
dan Cut Tari. Kasus tersebut sangat marak menjadi pemberitaan di
media masa Indonesia belakangan ini. Pada tanggal 22 Juni 2010,
Nazriel Irham alias Ariel sudah ditetapkan menjadi Tersangka atas
kasus video porno tersebut. Atas peristiwa tersebut timbul
permasalahan mengenai proses penyidikan oleh penyidik dalam
menetapkan tersangka yang diperankan Nazriel Irham alias Ariel
selaku Pemeran Dalam Video Porno berdasarkan Undang-Undang
Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Metode penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif
dengan berdasar pada data-data sekunder. Dari hasil analisis
diketahui bahwa proses penetapan Nazriel Irham alias Ariel sebagai
Tersangka tindak pidana pornografi berdasarkan ketentuan-ketentuan
dalam KUHAP yang mengatur mengenai penyidikan dan kewenangan
penyidikan, telah sesuai dengan KUHAP dan Pasal 23 UU No 44
Tahun 2008. Hal ini didasarkan bahwa proses penetapan Nazriel Irham
alias Ariel sebagai Tersangka tindak pidana pornografi telah sesuai
dengan Pasal 23 UU No 44 Tahun 2008 jo. Pasal 7 ayat (1) huruf g jo.
Pasal 1 angka 14 KUHAP, kemudian proses penyidikan dari Penyidik
Bareskrim Mabes Polri terhadap Nazriel Irham alias Ariel telah sesuai
dengan Pasal 23 UU UU No 44 Tahun 2008 jo. Pasal 7 ayat (1) huruf d
KUHAP, dan mengenai pemeriksaan terhadap orang-orang yang
dianggap sebagai saksi oleh Penyidik Polri telah sesuai dengan Pasal
23 UU No 44 Tahun 2008 jo. Pasal 7 ayat (1) huruf g KUHAP. (F)Acuan: 33 (1964-2008) (G) Pembimbing: VINCE, SH., MH. (H) Penulis:
Ivon
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Puskom untar untar |
| Date Deposited: | 05 Jun 2017 02:25 |
| Last Modified: | 05 Jun 2017 02:25 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/1167 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
