ARBI, MULYA (2011) Fidusia Sebagai Lembaga Jaminan Kebendaan Di Indonesia (Suatu Analisis Yuridis Terhadap Beberapa Pasal Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia) / oleh Arbi Mulya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS TARUMANAGARA.

[thumbnail of Fidusia Sebagai Lembaga Jaminan Kebendaan Di Indonesia.pdf]
Preview
Text
Fidusia Sebagai Lembaga Jaminan Kebendaan Di Indonesia.pdf

Download (49kB) | Preview

Abstract

abstrak A.Nama (NIM) :ARBI MULYA (205050062) B.Judul Skripsi
:Fidusia Sebagai Lembaga Jaminan Kebendaan Di Indonesia (Suatu
Analisis Yuridis Terhadap Beberapa Pasal Undang-Undang Nomor 42
Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia) C.Halaman :xv + 78 + 13 + 2011
D.Kata Kunci :Pemberian nafkah terhadap anak yang diragukan status
kelahirannya E.Isi : Jaminan Fidusia merupakan suatu jaminan
kebendaan yang sudah ada sejak lama di Indonesia, jaminan fidusia
mempunyai konsep yang dapat dikatakan tidak begitu sesuai dengan
praktik pada masa sekarang ini. Pembangunan ekonomi sebagai
bagian dari pembangunan nasional merupakan salah satu upaya
untuk mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila
dan Undang-Undang Dasar 1945. Seiring dengan meningkatnya
kegiatan pembangunan, meningkat pula kebutuhan terhadap
pendanaan, yang umumnya diperoleh melalui kegiatan pinjam
meminjam. Guna menunjang aktivitas tersebut, dibutuhkan lembaga
jaminan yang dapat mengakomodir kepentingan masyarakat, seperti
halnya Jaminan Fidusia. Jaminan fidusia telah lama dikenal sebagai
salah satu lembaga jaminan yang sering digunakan disamping hak
tanggungan, hipotek dan gadai. Berbeda dengan hak jaminan lain
yang telah memiliki dasar hukum tersendiri, awalnya jaminan fidusia
hanya berdasarkan pada yurisprudensi, dan hanya tertuju pada obkej
jaminan berupa benda bergerak. Yang menjadi persoalan berkaitan
dengan jaminan fidusia adalah dasar hukum dan juga kepastian
hukum bagi para pihak dalam menggunakan lembaga tersebut, antara
lain mengenai proses lahir dan hausnya jaminan fidusia, juga
menyangkut objek jaminan fidusia itu sendiri, dalam hal ini apakah
kepentingan masyarakat telah diakomodasi dalam Undang-Undang
Jaminan Fidusia. Untuk menelusuri hal tersebut di atas, skripsi ini
menggunakan metode penelitian hukum yuridis normative dan
perbandingan terhadap pendapat dari beberapa pakar hukum.
Berdasarkan penelitian tersebut, dapat dapat disimpulkan bahwa
dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999
Tentang Jaminan Fidusia, lembaga ini telah memiliki dasar hukum
tertulis. Dalam undang-undang tersebut terdapat penegasan adanya
sifat kebendaan yakni adanya asas droit de suite yang berarti bahwa
jaminan fidusia tetap mengikuti benda yang mengikuti objek fidusia
dalam tangan siapapun benda tersebut berada, juga asas droit de
preference, yang berarti kreditur penerima fidusia berkedudukan
sebagai kreditur yang diutamakan dari kreditur-kreditur lainnya.
Undang-Undang Jaminan Fidusia telah memberikan suatu kepastian
hukum bagi masyarakat dan dalam pasal-pasalnya telah mengatur
secara sistematis masalah proses lahir hingga hapusnya jaminan
fidusia disamping itu, telah memberikan batasan tentang objek
jaminan fidusia itu sendiri, yang lebih luas daripada yang selama ini
dikenal lewat yurisprudensi, yakni tidak hanya terbatas pada benda
bergerak saja, melainkan mencakup benda tetap. F.Daftar Acuan :28
(1980-2006) G.Pembimbing :Dr. Gunawan Djajaputra, S.H., S.S., M.H
H.Penulis :Arbi Mulya DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI vi ABSTRAK viii DAFTAR SINGKATAN x DAFTAR
LAMPIRAN xi BAB I PENDAHULUAN 1 A.Latar Belakang 1
B.Permasalahan 8 C.Tujuan dan Kegunaan Penelitian 8 D.Kerangka
Konseptual 9 E.Metode Penelitian 12 F.Sistematika Penulisan 15 BAB
II KERANGKA TEORITIS 17 A.Sejarah Fidusia 17 B.Perjanjian Fidusia
20 1.Objek Jaminan Fidusia 23 2.Subjek Jaminan Fidusia 28
3.Pendaftaran Fidusia 29 4.Pembebanan Jaminan Fidusia 36
5.Pengalihan Jaminan Fidusia 40 6.Hapusnya Jaminan Fidusia 44
7.Eksekusi Jaminan Fidusia 45 C.Kebutuhan Lembaga Fidusia Dalam
Masyarakat 48 D.Hak-hak Kreditur 50 1.Hak-hak Kreditur dalam hal
debitur wanprestasi 50 2.Penyerahan hak milik 51 BAB III DATA HASIL
PENELITIAN 53 A.Pasal Fidusia Dihadapkan Dengan Kenyataan Yang
Ada 53 B.Pasal-Pasal yang Bertentangan 55 C.Pengalihan
Kepemilikan Benda 58 D.Cidera Janji Debitur 59 BAB IV ANALISIS 63
BAB V PENUTUP 77 A.Kesimpulan 77 B.Saran 77 DAFTAR PUSTAKA
xii DAFTAR RIWAYAT HIDUP xv DAFTAR LAMPIRAN

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Puskom untar untar
Date Deposited: 30 May 2017 06:45
Last Modified: 30 May 2017 06:45
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/1122

Actions (login required)

View Item View Item